Penyuluhan Gizi dan Kesehatan

Judul Kegiatan : Penyuluhan Gizi dan Kesehatan
Pokok Bahasan : Makanan yang Sehat
Sub Pokok Bahasan : Triguna makanan
Sasaran : Siswa SD kelas 5
Waktu : ± 45 menit
Tempat : SDN Sidorahayu III Wagir, Malang

Oleh:
Denny Indra Setiawan
0603000051

DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN MALANG
JURUSAN GIZI
SEPTEMBER 2008
I. TUJUAN
a. Tujuan Instruksional Umum
• Agar siswa dapat mengetahui tentang Triguna Makanan
• Agar siswa dapat mengetahui bahan makanan sebagai sumber tenaga
• Agar siswa dapat mengetahui bahan makanan sebagai sumber zat pengatur
• Agar siswa dapat mengetahui bahan makanan sumber zat pembangun
• Agar siswa dapat mengetahui tentang makanan yang sehat dan makanan yang tidak sehat, seperti makanan jajanan.
b. Tujuan Instruksional Khusus
• Agar siswa dapat menyebutkan Triguna Makanan
• Agar siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber tenaga
• Agar siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber zat pembangun
• Agar siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber zat pengatur
• Agar siswa dapat membandingkan antara makanan sehat dan makanan yang tidak sehat.

II. MATERI
• Pengertian Triguna Makanan ( terlampir )
• Saat ini istilah “4 sehat 5 sempurna” sudah disempurnakan oleh PUGS (pesan Umum Gizi Seimbang). ( terlampir )
• Contoh makanan yang mengandung zat pembangun, pengatur, dan makanan yang mengandung sumber zat tenaga.( terlampir )
• Pepatah yang mencerminkan makanan yang sehat beserta contoh makanan yang sehat dan makanan yang tidak sehat. ( terlampir )

III. PROSES PENYULUHAN
• Sebagai penyuluh harus membuka penyuluhan agar tidak terjadi kesenjangan antara penyuluh dan peserta suluh. Pertama, ucapkan salam sebagai pembuka lalu mulai memperkenalkan diri.
• Kemudian jelaskan materi yang akan diberikan kepada peserta suluh. Tapi sebaiknya tidak terjadi penyampaian satu arah tapi dua arah, maksudnya adalah juga diberikan semacam pertanyaan untuk menarik peserta agar memperhatikan.
• Setelah semua materi telah disampaikan, beri pertanyaan pada peserta suluh. Karena peserta suluh merupakan anak usia SD, maka pancing dengan menggunakan hadiah sebagai umpan. Ajukan pertanyaan yang mudah, dengan diberi tuntunan dan beri peserta waktu untuk berpikir. Hal ini dilakukan agar suasana tidak sepi atau ada interaksi antara penyuluh dan peserta suluh.
• Pada saat materi disampaikan, beri penekanan pada beberapa hal yang dianggap penting. Hal ini dapat dilakukan secara verbal, dengan mimik, dengan simbol atau benda.
• Pada saat memberikan penyuluhan, sebaiknya penyuluh tidak hanya duduk di depan saja tapi berjalan-jalan mendekati peserta suluh, agar terasa adanya kedekatan / interaksi antara penyuluh dan peserta.
• Untuk mengetahui apakah peserta memahami dan mengerti hal yang telah disampaikan oleh penyuluh, maka diadakan evaluasi dengan memberikan pertanyaan pada peserta.
• Setelah semua selesai, penyuluh menutup penyuluhan dengan menyimpulkan hal yang telah disampaikannya tadi dengan mengajak peserta untuk menyimpulkan secara bersama-sama. Lalu penyuluh mengucapkan rasa terima kasihnya karena peserta suluh mau mendengarkan dengan baik apa yang disampaikannya dan berpamitan.

IV. METODE
Metode yang dilakukan dalam penyuluhan gizi dan kesehatan ini adalah metode ceramah dengan memberikan pertanyaan sebagai feed back. Karena dalam penyuluhan ini besar kemungkinannya bahwa peserta suluh belum tahu materi yang diberikan dalam penyuluhan. Tapi dalam menyampaikan penyuluhan, tidak menutup kemungkinan untuk peserta suluh untuk mengajukan pertanyaan yang relevan dengan materi yang diberikan. Penyuluhan ini juga bertujuan untuk mengubah perilaku sasaran dengan apa yang terdapat pada isi materi penyuluhan.

V. ALAT PERAGA
Alat peraga yang digunakan disesuaikan dengan fasilitas yang ada di sekolah yang akan diberikan penyuluhan. Apabila disana memungkinkan untuk menggunakan alat peraga berupa audio, visual ataupun audio visual (AVA), maka kita dapat menggunakan media computer sebagai alat peraga. Tapi jika tidak memungkinkan, maka poster, food model, flip chart maupun leaflet dan selebaran dapat digunakan sebagai alat peraga. Ditampilkan menarik agar peserta suluh tertarik dan memperhatikan apa yang akan disampaikan sehingga penyuluhan dapat berjalan dengan baik.

VI. EVALUASI
• Memberikan pertanyaan kepada peserta untuk menyebutkan beberapa bahan makanan sumber tenaga.
• Memberikan pertanyaan kepada peserta untuk menyebutkan beberapa bahan makanan sumber zat pembangun.
• Memberikan pertanyaan kepada peserta untuk menyebutkan beberapa bahan makanan sumber zat pengatur.
• Memberikan pertanyaan kepada peserta untuk menyebutkan contoh makanan sehat dan makanan tidak sehat.
• Memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah peserta telah mengerti mengenai triguna makanan.

VII. SUMBER PUSTAKA
Almatsier, Sunita. 2003. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia
———-, 2000. Buku Kader Usaha Perbaikan Gizi Keluarga. Jakarta: UNICEF.
http://www.yahoo.com mengenai makanan sehat atau healthy food.
http://www.gizi.net mengenai PUGS

LAMPIRAN
• Zat gizi merupakan ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses-proses kehidupan. Sedangkan makanan merupakan bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh. Zat-zat gizi mempunyai 3 fungsi utama, yaitu sebagai sumber tenaga, sumber zat pembangun dan sumber zat pengatur yang biasa dikenal dengan sebutan TRIGUNA MAKANAN. Makanan yang dinilai sehat untuk mencukupi kebutuhan tubuh, apabila makanan tersebut terdiri dari bahan-bahan makanan yang mengandung unsur triguna makanan ini. Karena hanya satu jenis bahan makanan saja tidak dapat dikatakan sehat, sebab satu jenis bahan makanan tidak mungkin mengandung sekaligus zat-zat pembangun, tenaga dan pengatur, yang sekaligus pula dapat mencukupi kebutuhan tubuh.
Bahan makanan sumber tenaga merupakan jenis makanan yang paling banyak dimakan, sedangkan bahan makanan sumber zat pembangun relatif sedikit dikonsumsi.
• Dalam PUGS terdapat 13 pesan dasar, yaitu:
1. Bacalah label pada makanan yang dikemas.
2. Makanlah aneka ragam makanan.
3. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi.
4. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi.
5. Batasi konsumsi lemak dan mnyak sampai seperempat dari kebutuhan energi.
6. Gunakan garam beriodium.
7. Makanlah makanan sumber zat besi.
8. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur empat bulan.
9. Biasakan sarapan pagi.
10. Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya.
11. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur.
12. Hindari minum minuman beralkohol.
13. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.

• Tubuh manusia harus dibangun dari bahan-bahan makanan yang memenuhi syarat-syarat mengandung: sumber zat tenaga, sumber zat pembangun dan sumber zat pengatur.
• Contoh bahan makanan sumber tenaga antara lain beras, mentega, mie, talas, kue, ubi, jagung, sagu, terigu, roti, gula, minyak goring, kentang, singkong dan lain-lain.
• Dalam membangun tubuh manusia diperlukan bahan-bahan makanan sumber zat pembangun. Makin baik kualitas bahan makanan sumber zat pembangun yang dimakannya, maka makin kuat pula tubuh yang dibinanya. Bahan makanan sumber zat pembangun bukan hanya untuk membangun tubuh semata tapi juga untuk perawatan yang baik, agar tubuh dapat tetap sehat.
• Contoh bahan makanan sumber zat pembangun antara lain tempe, tahu, telur, teri, susu, ikan emas, ayam, kacang hijau, kedelai, ikan nila, ikan asin, daging, kacang merah, kacang tanah, lele, ikan gurami, udang, hati dan lain-lain. Serta dianjurkan untuk memafaatkan pangan yang mudah didapat atau dari hasil pekarangan / kebun sendiri.
• Untuk mengatur lancarnya aktivitas faal di dalam tubuh manusia, maka diperlukan pula zat-zat pengatur, yakni vitamin dan mineral yang berasal dari bahan-bahan makanan. Bila makanan tidak mengandung vitamin dan mineral, maka akan terjadi hambatan-hambatan yang merugikan tubuh sehingga tubuh menjadi mudah sakit.
• Contoh bahan makanan sumber zat pengatur antara lain sayur dan buah yang berwarna seperti kangkung, bayam, daun singkong, wortel, pepaya, mangga, jeruk, daun ubi, kacang panjang, labu kuning, nangka, nanas dan lain-lain. Serta dianjurkan untuk memafaatkan pangan yang mudah didapat atau dari hasil pekarangan/kebun sendiri.
• “You are what you eat”, kata-kata ini memiliki arti yang lebih dari sekedar kamu adalah cerminan dari apa yang kamu makan. Tapi juga merupakan gambaran bahwa jika kamu makan makanan yang sehat maka, kamu akan senantiasa sehat. Contoh makanan sehat antara lain:
• Buah-buahan.
• Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang polong dan sebagainya.
• Minyak ikan.
• Minyak sayur tertentu yang tinggi lemak tak jenuhnya seperti minyak wijen dan sebagainya.
• Oats dan bahan makanan yang berserat tinggi lainnya.
• Sayuran, terutama yang berwarna oranye dan hijau seperti wortel, brokoli, labu kuning dan sebagainya.
• Semua bahan makanan yang segar merupakan suatu awal yang baik, terutama makanan organik
Contoh makanan tidak sehat antara lain:
• Gula dan makanan yang mengandung gula seperti kue dan permen.
• Junk food
• Kebanyakan makanan olahan yang mayoritas mengandung gula, garam dan lemak.
• Makanan berlemak seperti margarine, mentega, krim, keju, daging berlemak dan sebagainya.
• Makanan siap saji dan juga makanan yang bisa dibawa pulang.
• Makanan yang asin atau terlalu gurih.
• Makanan yang mengandung zat adiktif (zat pengawet) dan pewarna makanan.
• Minuman manis atau minuman soda diets.

FORM EVALUASI

Pertanyaan
1. Sebutkan beberapa bahan makanan yang mengandung sumber zat tenaga!
2. Sebutkan beberapa bahan makanan yang mengandung sumber zat pembangun!
3. Sebutkan beberapa bahan makanan yang mengandung sumber zat pengatur!
4. Sebutkan contoh makanan sehat dan makanan yang tidak sehat!
5. Sebutkan pengertian Triguna Makanan!

Jawaban
1. Beras, mentega, mie, talas, kue, ubi, jagung, sagu, terigu, roti, gula, minyak goring, kentang, singkong dan lain-lain.
2. Tempe, tahu, telur, teri, susu, ikan emas, ayam, kacang hijau, kedelai, ikan nila, ikan asin, daging, kacang merah, kacang tanah, lele, ikan gurami, udang, hati dan lain-lain.
3. Sayur dan buah yang berwarna seperti kangkung, bayam, daun singkong, wortel, pepaya, mangga, jeruk, daun ubi, kacang panjang, labu kuning, nangka, nanas dan lain-lain.
4. Contoh makanan sehat antara lain:
• Buah-buahan.
• Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang polong dan sebagainya.
• Minyak ikan.
• Minyak sayur tertentu yang tinggi lemak tak jenuhnya seperti minyak wijen dan sebagainya.
• Oats dan bahan makanan yang berserat tinggi lainnya.
• Sayuran, terutama yang berwarna oranye dan hijau seperti wortel, brokoli, labu kuning dan sebagainya.
• Semua bahan makanan yang segar merupakan suatu awal yang baik, terutama makanan organik
Contoh makanan tidak sehat antara lain:
• Gula dan makanan yang mengandung gula seperti kue dan permen.
• Junk food
• Kebanyakan makanan olahan yang mayoritas mengandung gula, garam dan lemak.
• Makanan berlemak seperti margarine, mentega, krim, keju, daging berlemak dan sebagainya.
• Makanan siap saji dan juga makanan yang bisa dibawa pulang.
• Makanan yang asin atau terlalu gurih.
• Makanan yang mengandung zat adiktif (zat pengawet) dan pewarna makanan.
• Minuman manis atau minuman soda diets.
5. Zat-zat gizi yang mempunyai 3 fungsi utama, yaitu sebagai sumber tenaga, sumber zat pembangun dan sumber zat pengatur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: